Share and Enjoy it...

Showing posts with label Jurnalistik. Show all posts
Showing posts with label Jurnalistik. Show all posts

Thursday, April 9, 2015

Latar Belakang RESENSI NOVEL “DI BAWAH LENTERA MERAH”


LATAR BELAKANG

            Beberapa tahun lalu, ketika pengarang menganalisis Koran-koran awal tahun 30 puluhan, pengarang membaca berita-berita proses pengadilan terhadap kaum komunis. Kaum komunis yang diadili bukanlah tokoh-tokoh utamanya, melainkan hanya peserta biasa saja. Di dalam mengemukakan alasan mengapa kaum komunis ikut memberontak di tahun –tahun 1926-1927, hasil menunjukan bahwa alasannya ialah kemiskinan. Pengarang pernah membaca betapa kerasnya watak Mas Marco, Boedisoetjitro, Winanta dan Najoan yang menolak utusan Gubernur jenderal menemui mereka. Padahal pertemuan dengan utusan Gubernur itu memungkinkan membebaskan mereka dari neraka. Berita dari koran-koran pada waktu itu, justru membuat kesimpulan bahwa kemiskinan adalah sebab yang melatar belakangi pemberontakan itu. Kondisi ini pula yang melatar belakangi pengarang untuk melihat lebih mendalam sebab-sebab dari pemberontakan pada tahun 1926. Itulah sebabnya studi mengenai pemberontakan 1926, ini harus dimulai dari studi terhadap awal mulanya pergerakan kaum “Marxis” Indonesia. Dalam hal ini, kita harus mulai dengan Sarekat Islam Semarang. Yang lebih menjadi perhatian pada novel ini adalah ide-ide dari para tokoh Sarekat Islam Semarang dan segala upaya untuk mewujudkannya. Hal ini sangatlah mustail untuk berbicara tentang suatu ide tanpa berbicar apa yang menjadi suatu latar belakang. Karena hal ini lahir atau dilahirkan oleh keadaan masyarakatnya.

Latar Belakang : EKONOMI

            Organisasi Serikat Islam pada awalnya merupakan perkumpulan pedagang-pedagang Islam. Organisasi ini dirintis oleh R.M. Tirtoadisuryo pada tahun 1909 dengan tujuan untuk melindungi hak-hak pedagang pribumi Muslim dari monopoli dagang yang dilakukan untuk pedagang-pedagang besar Tionghoa.
Kemudian tahun 1911 di kota Solo oleh Haji Samanhudi didirikan organisasi dengan nama Sarekat Dagang Islam (SDI). Tujuan perkumpulan ini adalah untuk menghimpun para pedagang Islam agar dapat bersaing dengan para pedagang asing seperti pedagang Tionghoa, India dan Arab. Pada saat itu pedagang-pedagang tersebut lebih maju usahanya daripada pedagang Indonesia dan keadaan itu sengaja diciptakan oleh Belanda. Adanya perubahan sosial menimbulkan kesadaran kaum pribumi. Sebagai ikatan solidaritas dan lambang kelompok, perlu ada ideologi gerakan.
Tujuan SI mencapai kemajuan rakyat yang nyata dengan jalan persaudaraan, persahabatan dan tolong-menolong diantara muslim. Tujuan utama SI 1913 adalah engembangkan perekonomian. Keanggotaan SI terbuka untuk semua lapisan. SI berkembang pesat, pada waktu diajukan sebagai Badan Hukum, Gubernur Jendral Idenburg menolak. Badan Hukum hanya diberikan pada SI lokal. Dengan perubahan waktu akhirnya SI pusat diberi pengakuan sebagai Badan Hukum pada bulan Maret tahun 1916. Setelah pemerintah memperbolehkan berdirinya partai politik, SI berubah menjadi partai politik dan mengirimkan wakilnya ke Volksraad tahun 1917. SI akhirnya mengalami perkembangan yang lebih pesat dibandingkan Budi Utomo dan mulai disusupi aliran Revolusioner Sosialis.

NB:
SI : Sarekat Islam

Saturday, March 21, 2015

Sinopsis Di Bawah Lentera merah

Sinopsis (Poin Kedua) Resensi Novel

Buku “Di Bawah Lentera Merah” adalah sebuh karya dari seorang aktivis Soe Hok Gie yang merupakan hasil skripsi sarjana mudannya. Soe Hok Gie memaparkan satu periode yang sangat krisis dalam sejarah Tanah Air kita. Salah satu periode yang paling krusial yaitu ketika bibit-bibit gagasan kebangsaan mulai ditumbuhkan dengan upaya berorganisasi. Soe Hok Gie mencari melalui sumber data berupa kliping-kliping korang antara tahun 1917 hingga 1920an serta wawancara factual yang berhasil dilakukan terhadap tokoh-tokoh sejarah yang masih tersisa. Soe Hok Gie mencoba menyelusuri bgaimana bentuk pergerakan bangsa Indonesia, apa saja gagasan yang signifikan, serta usaha macam apa yang dilakukan oleh para tokoh Sarekat Islam Semarang pada kala tahun 1917-an.
Di bawah pimpinan Semaoen, para pendukung Sarekat Islam berasal dari kalangan buruh dan rakyat kecil. Semaoen adalah ketua umum pertama partai komunis Indonesia (PKI). Pergantian pengurus itu adalah bukti pertama dari perubahan gerakan Sarekat Islam Semarang dari gerakan kaum menengan menjadi kaum buruh dan tani. Ketika itu menjadi sangat penting bagi sejarah modern Indonesia karena menjadi titik kelahiran kaum Marxis pertama di Indonesia.

Penilaian lain mengapa “Di Bawah lentera Merah” menjadi penting, karena buku ini mendeskripsikan bagaimana gagasan perubahan modernisasi berjalan dari tajuk wacana tradisioan ke tajuk wacana modern. Melalui buku ini, Soe Hok Gie memotivasi kita untuk menilik bagaimana para tokoh tradisional tahun 1917-an berusaha menyikapi perubahan pada abad ke-20 yang dalam satu dan lain hal, mempunyai andil untuk menjadikan wajah bangsa Indonesia seperti sekarang. Lebih dari itu yang perlu diketahui bahwa salah satu sumber buku ini merupakan saksi kunci hidup dari pergerakan Semaun dan Darsono sendiri. Sesuatu hal yang menarik dari buku ini diungkapkan oleh Soe Hok Gie ialah untuk mengenal pemberontakan Partai Komunis Indonesia pada 1926/1927 harus dikenali juga asal mula pergerakannya, sebab tanpa mengenali permulaanya seperti membaca Koran dari intinya.

Sunday, March 15, 2015

Resensi Novel Poin Pertama

Point Pertama
Judul buku                  : Soe Hok Gie “Di Bawah Lentera Merah”
Penulis                         : Soe Hok Gie
Penerbit                       : Yayasan Benteng Pustaka
Tahun Terbit                : 1999
Kota terbit                   : D.I Yogyakarta
Jumlah Halaman          : 68 halaman
Biografi Penulis          :
            Soe Hok Gie lahir di kota Jakarta pada 17 Desember 1942. Soe Hok Gie adalah seorang aktivis Indonesia Tionghoa yang menentang kediktatoran berturut-turut dari zaman presiden Soekarno dan Soeharto. Dia juga mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Sastra di Universitas Indonesia tahun 1962-1969. Soe adalah seorang etnis Tionghoa, Katolik Roma. Leluhur Soe Hok Gie sendiri adalah berasal dari provinsi Hainan, Republik Rakyat Cina. Ayahnya bernama Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan. Dia keempat dari lima bersaudara di keluarganya; kakaknya Arief Budiman, seorang sosiolog dan dosen di Universitas Kristen Satya Wacana, juga cukup kritis dan vokal dalam politik Indonesia. Setelah menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di SMA Kolese Kanisius, Soe kuliah di Universitas Indonesia (UI) dari tahun 1962 sampai 1969; setelah menyelesaikan studi di universitas, dia menjadi dosen di almamaternya sampai kematiannya. Dia selama kurun waktu sebagai mahasiswa pembangkang aktif, memprotes Presiden Sukarno dan PKI. Soe adalah seorang penulis yang produktif, dengan berbagai artikel yang dipublikasikan di koran-koran seperti Kompas, Harian Kami, Sinar Harapan, Mahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya. Soe Hok Gie juga seorang yang hidupnya sangat mencintai alam, Soe seperti dikutip Walt Whitman dalam buku hariannya: "Sekarang aku melihat rahasia pembuatan orang terbaik itu adalah untuk tumbuh di udara terbuka dan untuk makan dan tidur dengan bumi."

Wednesday, December 31, 2014

Sejarah Jurnalistik

Sejarah Jurnalistik di Indonesia
Pada awalnya, komunikasi antar manusia sangat bergantung pada komunikasi dari mulut ke mulut. Catatan sejarah yang berkaitan dengan penerbitan media massa terpicu penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg.
Di Indonesia, perkembangan kegiatan jurnalistik diawali oleh Belanda. Beberapa pejuang kemerdekaan Indonesia pun menggunakan kewartawanan sebagai alat perjuangan. Di era-era inilah Bintang TimoerBintang BaratJava Bode, danMedan Prijaji terbit.
Pada masa pendudukan Jepang mengambil alih kekuasaan, koran-koran ini dilarang. Akan tetapi pada akhirnya ada lima media yang mendapat izin terbit: Asia RajaTjahajaSinar BaruSinar Matahari, dan Suara Asia.
Kemerdekaan Indonesia membawa berkah bagi kewartawanan. Pemerintah Indonesia menggunakan Radio Republik Indonesia sebagai media komunikasi. Menjelang penyelenggaraan Asian Games IV, pemerintah memasukkan proyek televisi. Sejak tahun 1962 inilah Televisi Republik Indonesia muncul dengan teknologi layar hitam putih.
Masa kekuasaan presiden Soeharto, banyak terjadi pembreidelan media massa. Kasus Harian Indonesia Raya dan Majalah Tempo merupakan dua contoh kentara dalam sensor kekuasaan ini. Kontrol ini dipegang melalui Departemen Penerangan dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Hal inilah yang kemudian memunculkan Aliansi Jurnalis Independen yang mendeklarasikan diri di Wisma Tempo Sirna Galih, Jawa Barat. Beberapa aktivisnya dimasukkan ke penjara.
Titik kebebasan pers mulai terasa lagi saat BJ Habibie menggantikan Soeharto. Banyak media massa yang muncul kemudian dan PWI tidak lagi menjadi satu-satunya organisasi profesi.

Kegiatan kewartawanan diatur dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang dikeluarkan Dewan Pers dan Undang-Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 yang dikeluarkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI

Orientasi pribadi 5-10 tahun kedepan

SAARAH KURNIAWATI
16612764
3 SA 01
JURNALISTIK
FAKULTAS SASTRA
JURUSAN SASTRA INGGRIS
IBU Nuriyati Samatan

Sekarang, saya berumur 20 tahun. Tentu saya memiliki pemikiran untuk kedepannya. Setelah saya lulus dari bangku kuliah (hampir 22 tahun) dengan IPK yang cukup membanggakan. Saya ingin mencari pekerja sesuai dengan hasrat saya entah itu dibagian HRD atau menjadi seorang manajer disalah satu perusahaan swasta (supermarket) seperti ayah saya. Tentu saja, saya juga ingin bekerja di perusahaan negri yaitu menjadi PNS. Karena menjadi PNS ialah cita-cita saya dari kecil. Dan saya harus mewujudkan cita-cita saya. dan membuat orangtua saya bangga. Setelah 2-3 tahun saya bekerja, saya memuaskan diri saya sendiri serta orangtua dan adik saya. Saya ingin menikah di usia sekitar 25-26 dengan pria yang dapat membuat saya nyaman, bertanggung jawab, setia dan perhatian terhadap saya dan keluarga saya pastinya. Lalu memiliki rumah yang bukan berada ditengah-tengah kota Jakarta melainkan di daerah Bogor-Sentul. Kemudian kami memiliki 3 anak dan kami sekeluarga hidup bahagia. Setelah saya memiliki suami dan anak-anak. Setelah 3 tahun menikah dan memiliki 3 anak. Saya ingin terus bekerja dan mudah-mudahan saya bisa bersekolah kembali di perguruan tinggi dengan jurusan Psikologi agar mendapat gelar S2 dan 
juga tidak akan melupakan peran saya menjadi istri untuk suami saya dan ibu bagi anak-anak saya.

Ringkasan:

usia 20 hingga hampir 22 tahun : Kuliah hingga Lulus
usia 22 hingga 25 tahun : kerja dan menikah
usia 25 hingga 28 tahun : kerja dan memiliki 3 anak
usia 28 hingga 30 tahun : kerja dan kuliah S2 hingga lulus.

Monday, November 10, 2014

Aspek Geografis dalam Jurnalistik pada Media Elektronik

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Pendahuluan
Berita adalah apa yang ditulis surat kabar, apa yang disiarkan radio, apa yang ditayangkan televisi. Berita merupakan sejumlah peristiwa yang terjadi di dunia, tetapi hanya sebagian kecil saja yang dilaporkan.
Lalu,  berita yang ditayangkan pada media televisi harus sesuai dengan pemirsanya. Konsekuesinya, apa yang diberitakan dan bagaimana berita itu ditayangkan hanya dapat diketahui setelah mengenali siapa pemirsanya  yang dituju.
Mengenali siapa pemirsa berarti  mengenali latar belakang pemirsa, apa kecenderungan mereka dalam menggunakan informasi yang diperoleh lewat pemberitaan televisi. Secara umum, latar belakang pemirsa dapat dikenali berdasarkan tiga aspek, yaitu aspek psikografis, aspek sosiografis, dan aspek geografis.
Dalam bahasan ini kita akan membahas aspek geografis diantaranya menganalisis karakter pemirsa berdasarkan aspek geografis, syarat penentu berita, kelebihan dan kekurangan media elektronik, menganalisis konten pada program MetroTV, dan alasan orang lebih memilih menggunakan Televisi untuk menambah informasinya.

1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana karakteristik pemirsa pada program MetroTV berdasarkan aspek Geografis?
2. Apa saja syarat penentu berita?
3. Apa saja kelebihan dan kekurangan media elektronik?
4. Bagaimana konten pada program MetroTV
5. Mengapa orang- orang lebih banyak menggunakan Televisi?

1.3 Tujuan Makalah
Tujuan dalam makalah ini adalah untuk mengenal lebih dalam karakteristik pemirsa pada program MetroTV berdasarkan aspek Geografis serta mengetahui konten pada program MetroTV secara terperinci. Disamping itu, bertujuan untuk mengetahui hal- hal mengenai media elektronik pada Televisi.

BAB II
LANDASAN TEORITIS

2.1 Karakteristik pemirsa berdasarkan aspek Geografis
Segmentasi pasar dapat didefinisikan sebagai proses membagi pasar menjadi irisan-irisan konsumen yang khas yang mempunyai kebutuhan atau sifat yang sama dan kemudian memilih satu atau lebih segmen yang akan dijadikan sasaran bauran pemasaran yang berbeda. Apsek utama dalam segmentasi pasar adalah aspek sosiografis, demografis, psikografis, dan geografis.
Yang dimaksud dengan aspek geografis disini adalah wilayah dimana pemirsa  berada. Misalnya pemirsa yang berada di suatu Negara, pulau, propinsi, kota, atau desa
Segmentasi geografis merupakan strategi yang berguna bagi banyak pelaku pemasaran. Menemukan berbagai perbedaan berdasarkan geografis relatif  mudah untuk berbagai produk. Di samping itu, segmen-segmen geografis dapat dicapai dengan mudah melalui media lokal, yang mencakup surat kabar, TV, radio, dan majalah.
Dari aspek tersebut, dapat dikenali siapa sesungguhnya pemirsa tersebut.  Kecenderungan pemirsa sangat mempengaruhi pilihan mereka terhadap informasi yang dianggapnya penting atau menarik. Pengenalan itu akan membantu wartawan untuk memutuskan peristiwa apa yang layak dijadikan berita.
Media yang akan kami gunakan untuk menganalisis karakteristik pemirsa dari segi aspek geografis adalah media elektronik televisi, khususnya Metrotv. 
Segmentasi pasar pada MetroTV merupakan pria, kelompok  usia di atas 25 tahun, pemilik kartu kredit dan asuransi, berpendidikan tinggi, pekerjaan sebagai professional eL’UI pelajar. Pada weekdays dan weekends jam 24.00 sampai 02.00 didekati oleh pria, usia 25 tahun ke atas, pekerjaan professional, buruh, dan tidak bekerja. Weekdays jam 12.00 sampai 15.00, weekdays dan weekends jam 18.00 sampai 24.00 didekati oleh perempuan dan ibu rumah tangga, Weekdays 08.00 sampai 18.00 dan weekends 12.00 sampai 15.00 adalah kelompok usia 20 sampai 24 tahun, bukan pemilik asuransi.

2.2 Syarat penentu nilai Berita
Sebuah berita yang dibuat wartawan perlu memiliki persyaratan- persyaratan tertentu agar termasuk dalam berita yang baik. Menurut A. Pasni terdapat beberapa persyaratan yang membangun berita, yaitu :
Memenuhi persyaratan teknis
Memenuhi persyaratan materi
Memenuhi persyaratan bentuk
Memenuhi persyaratan kebahasaan

Persyaratan Teknis
Secara teknis, sebuah berita harus memenuhi persyaratan yang dikenal dengan rumus 5W + 1H yaitu Who (Siapa), What (Apa), When (Kapan), Where (Di mana), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana). Berita yang tidak memenuhi persyaratan tersebut maka akan membingungkan pembaca, karena tidak tersaji dengan lengkap.
Persyaratan Materi
Menurut narasumber yang ada, mengatakan bahwa  sebuah berita dari sudut materi harus memenuhi kebenaran dan kelengkapan fakta. Wartawan harus melakukan cek dan recek terhadap data- data atau fakta- fakta yang sudah terkumpul, tujuannya agar tidak terjadi kesalahan berita.
Persyaratan Bentuk
Berita juga memperhatikan persyaratan bentuk. Dari sudut persyaratan bentuk, yang paling banyak digunakan dalam surat kabar adalah bentuk piramida terbalik.
Kalau dilihat anatomi berita, akan ditemukan bagian- bagian penting yang mesti ada dalam berita. Bagian- bagian penting dalam berita, yaitu Judul berita (head line), baris tempat peristiwa (date line), teras berita (lead/intro), dan tubuh berita (body).
Persyaratan Kebahasaan
Bahasa Jurnalistik menurut H. Rosihan Anwar dalam buku Jurnalistik dan komposisi, adalah salah satu ragam bahasa. Bahasa jurnalistik memiliki sifat- sifat khas yaitu : singkat, padat, sederhana, lancar, jelas, lugas, dan menarik.
Kekhasan bahasa Jurnalistik ini dirangkum oleh Patmono SK, dalam buku Teknik Jurnalistik, dalam tiga ketentuan, yaitu : Kalimat pendek, kalimat aktif, dan kalimat positif.
Secara umum, kejadian yang memiliki nilai berita adalah juga harus mengandung unsur dibawah ini :
Kedekatan ( Proximity ) yaitu peristiwa yang memiliki kedekatan dengan khalayak, baik secara geografis maupun psikis.
Bencana ( Disaster ) yaitu setiap manusia membutuhkan rasa aman dan setiap rasa aman akan mengunggah perhatian setiap orang.
Konflik ( Conflict ) yaitu ancaman terhadap rasa aman yang ditimbulkan manusia. Konflik tersebut terbagi atas konflik antar individu, kelompok maupun Negara tetap akan mengunggah perhatian setiap orang. 
Kemasyuran ( Prominence ) yaitu biasanya rasa ingin tahu terhadap seseorang yang menjadi public figure cukup besar.
Dampak ( Impact ) yaitu peristiwa yang memilik dampak langsung dalam kehidupan khalayak/masyarakat.
Unik ( Unique ) yaitu manusia cenderung ingin tahu tentang segala hal yang unik, aneh, dan lucu. Hal- hal yang belum pernah atau tak bisa ditemui dalam kehidupan sehari- hari dan menarik perhatian.
Baru ( Actual ) yaitu suatu peristiwa yang baru akan terjadi, yang menarik minat para pembaca atau pendengar untuk mengetahui.
Kontroversial yaitu suatu peristiwa yang bersifat kontroversial akan menarik untuk diketahui karena mengandung kejanggalan.
Human Interest yaitu suatu peristiwa yang bersentuhan dengan sisi kemanusiaan.
Ketegangan ( Suspense ) yaitu peristiwa yang cenderung menarik minat, karena orang ingin tahu akhir dari peristiwa.

2.3 Kelebihan dan Kekurangan Media Elektronik
A. Kelebihan Media Elektronik
- Dari segi waktu, media elektronik tergolong cepat dalam menyebarkan berita ke masyarakat.
- Media elektronik mempunyai audio visual yang memudahkan para audiensnya untuk memahami berita, khususnya pada media elektronik televisi.
- Media elektronik menjangkau masyarakat secara luas.
- Dapat menyampaikan berita secara langsung dari tempat kejadian.
- Dapat menampilkan proses terjadinya suatu peristiwa.
- Dapat dinikmati oleh semua orang, baik itu yang mengalami keterbelakangan mental.
- Dalam media radio, daya tembus yang besar tidak mengenal rintangan. Radio yang menggunakan gelombang SW, MW, mempunyai kemampuan penetrasi area yang luas sehingga pesan yang disampaikan dapat mengatasi jarak, ruang, dan waktu.
- Radio itu praktis (portable dapat dibawa kemana- mana) dan audience selectivity.
- Mengatasi buta huruf artinya para pendengar radio tidak dituntut untuk bisa membaca.
B. Kekurangan Media Elektronik
- Tidak ada pengulangan, media elektronik tidak dapat mengulang apa yang sudah ditayangkan.
- Waktunya terbatas, hanya dapat dinikmati sebentar (Pesan berlalu sangat cepat).
- Khalayak yang selektif ( tidak setajam media lainnya kemungkinan menjangkau segmen tidak tepat karena pemborosan geografis ).
- Tidak semua tempat dapat dicapai gelombang penyiaran televisi.
- Tidak semua orang memiliki pesawat televisi melihat harganya yang relatif mahal.
- Pada Radio, pendengar sering kurang mendengarkan secara penuh karena diselingi pekerjaan lain, mengalami noise factor (khusus gelombang MW dan SW)
- Di radio, sulit untuk menyampaikan pesan- pesan yang kompleks dan tidak dapat digunakan untuk menyampaikan acara yang abstrak dan kompleks.
BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Latar belakang MetroTV
MetroTV merupakan salah satu televisi nasional yang berdiri sejak 25 Oktober 1999 di bawah naungan PT. Media Televisi Indonesia. Perusahaan ini merupakan salah satu anak perusahaan yang berada di bawah naungan Media Group yang merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Media Group sendiri dipimpin oleh Surya Paloh yang menjabat sebagai CEO yang telah mempunyai berbagai pengalaman dalam industri media lokal dan merupakan penerbit surat kabar terbesar ketiga secara nasional di Indonesia. Sejak berdirinya perusahaan ini hanya mempekerjakan 280 orang karyawan yang hingga sekarang telah mampu mencapai 1200 orang karyawan yang ditugaskan dalam pemberitaan dan produksi.
MetroTV sendiri mulai mengudara pada tanggal 25 November 2000 untuk pertama kalinya dengan serangkaian uji coba siaran dalam 7 kota. Pada awalnya MetroTV hanya ditayangkan dalam waktu 12 jam tiap harinya. Namun sejak tanggal  1 April 2001 MetroTV mulai menayangkan program-program andalan-nya sepanjang 24 jam non stop. Dengan kerja keras tim yang profesional dan berpengalaman serta didukung oleh fasilitas dan infrastruktur yang memadai, MetroTV telah berkembang menjadi salah satu televisi terpadu di Indonesia di tengah persaingan stasiun televisi swasta lain yang semakin kuat. 
Konsep stasiun TV ini pada awalnya berbeda dengan yang lain, stasiun ini hanya memusatkan acara pada siaran warta berita saja. Tetapi dalam perkembangannya, MetroTV berencana untuk semakin menjadi yang terbaik dengan inovasi-inovasi terbaru. Salah satunya dengan menciptakan program-program multi-dimensi. Salah satunya dengan membuat program bilingual atau dua bahasa, yakni bahasa Inggris dan Mandarin dalam program "Indonesia This Morning" dan "Metro Xin Wen". Selain itu, MetroTV juga menawarkan program-program inspiratif seperti "Mario Teguh Golden Ways". Bagi para pelaku bisnis, "Economic Challenges" dan "Bisnis Hari Ini" siap memberikan informasi terbaru dalam dunia bisnis. Ini merupakan satu stasiun televisi dari beberapa stasiun televisi yang tidak menayangkan program sinetron dan hanya menawarkan program hiburan seperti Stand Up Comedy Show. Mengacu pada visi "Menjadi nomor 1 dengan menayangkan berita-berita berkualitas dan menjaga loyalitas terhadap pemirsa", perusahaan juga mempunyai tanggung jawab besar terhadap para pemegang saham dan karyawan yang telah berdedikasi penuh kepada perusahaan.

3.2 Profil MetroTV
Profil perusahaan merupakan identitas perusahaan dimana didalamnya terdapat kejelasan sebagai berikut: 
Nama Perusahaan : PT. Media Televisi Indonesia (METRO TV) 
Alamat : Jl. Pilar Mas Raya Kav A – D, Kedoya, Kebon Jeruk 

Jakarta 11520 
Telepon : (021) 58300077 (Hunting) 
Fax : (021) 58300066 (General) 

(021) 58302139 (Redaksi) 5 
(021) 5816216 (PR & Publicity) 
Email : webmetro@metrotvnews.com 
Website : www.metrotvnews.com 
Slogan : METRO TV Knowledge To Elevate 

3.3 Hasil analisis MetroTv
Hasil Analisa Konten kita pada program MetroTV yang berhubungan dengan aspek Geografis yaitu, pada program TV tersebut lebih memusatkan pada pemberitaan politik. Topik pemberitaannya pun saling berkaitan dari program pagi hingga program malam. 
Seperti contoh pada tanggal 26 September, terdapat program MetroTV Pagi yang dimulai pada pukul 05.00 WIB. Pada program tersebut  berisi berita politik seperti bahasan Hasil PILKADA melalui DPRD, berita internasional seperti bahasan Asean Games, dan juga berita hiburan Pink Floyd siap rilis album baru. Kemudian disusul berita Metro Siang pada pukul 11.30 WIB, kembali membahas tentang berita Politik Pilkada, dan juga berita kasus pelecehan seksual gubernur Riau. Hingga malam hari pun, pada PrimeTime News pukul 18.00 WIB, masih berhubungan dengan politik pilkada. Jadi, pada umumnya MetroTv ini setiap harinya mempunyai satu topik hangat yang dibahas secara berkelanjutan pada waktu- waktu tertentu yaitu pada Pagi, siang, dan malam hari.
Sasaran konten pada MetroTV adalah untuk para pekerja di perkotaan, terlebih untuk para pekerja laki-laki usia 25 tahun keatas yang selalu membutuhkan informasi politik dalam dunia pekerjaannya. Hanya beberapa pekerja wanita atau mahasiswa yang menonton acara MetroTV  di hari- hari tertentu.

3.4 Alasan orang- orang lebih banyak menggunakan Televisi
Mengapa orang- orang lebih banyak menggunakan televisi? Sebelumnya disini kami akan membahas apa saja kelebihan media televisi sehingga lebih banyak diminati oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi maupun berita.
Kelebihan Media Televisi
- Dapat dinikmati oleh siapa saja.
- Dapat menjangkau daerah yang luas.
- Waktu siarannya sudah tertentu.
- Memiliki daya penyampaian dan pengaruh yang kuat karena dapat memberikan kombinasi antara suara, warna dengan gambar ( yang bergerak ).
- Memudahkan para audiensnya untuk memahami yang diiklankan.
- Tidak memerlukan keahlian dan kemampuan membaca seperti pada media cetak. Dengan gambar- gambar, semua orang sudah cukup mengerti maknanya.
– Penayangan seketika
– Gabungan gambar, suara dan warna
– Efek demonstrasi
– Penentuan waktu pentayangan mudah
– Kontrol Mudah
Kekurangan Media Televisi :
– Cepat lewat, frekuensi tinggi
– Relatif mahal
– Keterangan dan pesan harus pendek
– Produksi materi lama dan mahal

Dampak Positif Televisi :
- Banyak mengetahui berita-berita yang ada dalam negri maupun luar negri
- Yang tadinya tidak tahu tentang sumber-sumber berita berasal , menjadi tahu
- Menambah kreatifitas dan intelek seseorang
- Menambah pembelajaran secara tidak langsung
- Dapat membantu antar sesama ketika kita melihat sebuah berita terdapat bencana
Media massa memberikan segala macam informasi kepada kita, baik itu media cetak maupun media elektronik. Namun kini, masyarakat kita lebih memilih televisi sebagai sumber informasi mereka, karena media ini sudah sangat familiar dengan masyarakat. Di era seperti sekarang ini, televisi bukanlah menjadi barang mewah lagi bagi banyak orang. 
Selain itu, sebagai media massa yang memuat beragam informasi dan berita serta hiburan. Kata sebagian orang, televisi memuat berita dengan kemasan yang bagus karena beritanya kelihatan hidup, tidak sama dengan media cetak (Koran, majalah) yang menggambarkan informasi hanya lewat tulisan saja dan gambarnya agak kurang menarik. Atau bahkan radio, yang hanya bisa kita dengar saja tanpa melihat gambar.

Friday, October 24, 2014

Opini Puisi 'Penerimaan'

Karya: Chairil Anwar
Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri

Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani

Kalau kau mau kuterima kau kembali
Untukku sendiri tapi

Sedang dengan cermin aku enggan berbagi

Menurut pendapat saya tentang puisi Penerimaan karya Chairil Anwar ialah diksi(pilihan kata) yang digunakan oleh penyair sangat cermat karena sangat sugestif. Sebuah puisi yang memiliki sugestif artinya puisi yang dapat menimbulkan pembayangan dan asosiasi yang beruntun sehingga menggiring pembaca kepada situasi yang asyik dan menimbulkan dorongan untuk membacanya secara tuntas. (diambil dari Atar Semi, 1998, hal. 110).
Demikian pula dengan puisi diatas, Chairil Anwar berhasil membuat para pembaca penasaran untuk menafsirkannya. Selain itu, penyair meluapkan pengalaman emosional dan intelektualnya ke dalam kata yang sangat puitik. Sehingga dapat memberikan efek puitis. Bila saya tafsirkan secara keseluruhan puisi diatas ialah, seorang pria yang mau menerima kembali sang pujaan hati jika sang pujaan hati bersedia.
Menurut pendekatan mimesis, puisi diatas adalah sebuah penggambaran rasa penerimaan cinta kembali sang pujaan hati meskipun sang pujaan hati sudah seperti yang terdahulu. Namun, mungkin juga penyair berimajinasi karena nilai kebenaran atau kebohongan pada kata-kata tersebut sudah dimemesiskan menjadi puisi yang menarik. Hal itu karena kejiwaan pengarang(ekspresif) sangat mempengaruhi perasaan pembaca. 

Bila diukur dalam penilaian karya sastra puisi diatas memiliki beberapa penilaian, yakni:

·         Intelligibility, karena seluruh kata dalam puisi diatas yang digunakan penyair mudah dipahami.
·         Familiarity, sebab tema puisi diatas mudah dikenal yaitu tema percintaan.
·         Pleasure, sebab penyair memberikan efek kesenangan untuk pribadinya sendiri atau pembaca.
·       Didactic, sebab penyair memberikan pengaruh positif untuk pembacanya. Yakni penyair menerima sepenuh hati sang pujaan walau sang pujaan hati pernah menyakitinya. Seperti tercantum dalam baris,
   Kalau kau mau kuterima kau kembali
   Dengan sepenuh hati
   Aku masih tetap sendiri
   Kutahu kau bukan yang dulu lagi
 Bak kembang sari sudah terbagi
·        Moral, karena penyair mengajarkan untuk pembaca jika sudah menerima kembali sang pujaan hati, pujaan hati tersebut tak boleh lagi membagi cintanya untuk orang lain. Yang tercantum dalam baris,
Kalau kau mau kuterima kau kembali
  Untukku sendiri tapi
·     Truth, karena puisi diatas mencerminkan peristiwa kehidupan yang ada, jadi bukan hasil dari khayalan belaka penyair.


Nama               : Saarah Kurniawati
Npm                : 16612764
Kelas               : 3 SA 01
Fakultas           : Sastra
Jurusan            : Sastra Inggris
Mata kuliah     : Jurnalistik 1
Dosen              : Nuriyati Samatan

Tuesday, October 21, 2014

Investigasi: Waspadai dibalik segarnya batu es

            Jajanan di sekitar anak sekolahan memang menjadi salah satu yang paling diminati contohnya seperti, es sirup, es cincau, es the manis dll. Namun pernahkah terpikir dibenak kita, apakah aman es batu yang kita konsumsi tersebut. Terbuat dari air apakah es batu tersebut, air matang atau air mentah?
Es batu yang terbuat dari air mentah mengandung banyak bakteri e-coli walaupun air mentah tersebut dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Bakteri ini banyak dijumpai pada air minum yang bisa berdampak buruk pada kesehatan. Apalagi bila pada es batu yang terbuat dari air mentah dimana bakteri ini belum tersterilisasi oleh proses pemanasan saat merebus. Bahayanya bakteri ini bagi tubuh adalah selain dapat menyebabkan masalah pencernaan yang serius, merusak ginjal dan melemahkan dinding usus pada anak kecil.
cara membedakan es batu yang terbuat dari air mentah atau matang seperti dirangkum dari berbagai sumber :
-          Es batu dari air mentah
Es batu yang terbuat dari air mentah terlihat berwarna putih layaknya susu. Hal tersebut dikarenakan masih banyak gas atau oksigen yang berada didalamnya. Kebanyakan es batu yang terbuat dari air mentah ini adalah berupa es balokkan atau es dalam bungkusan plastik. Es balok ini sudah pasti sangat berbahaya untuk dikonsumsi dan tidak baik untuk kesehatan. Apalagi bila air untuk membuat es batu ini diambil dari air sungai yang tercemar.

-          Es batu dari air matang
Sementara itu es yang terbuat dari air matang akan terlihat bening. Hal tersebut dikarenakan gas di dalam air terlepaskan ketika proses perebusan terjadi. Selain itu ketika pendinginan terjadi sedikit gas yang terperangkap dalam es karena kandungan udara dalam air berkurang.  Es semacam ini biasanya disebut sebagai es kristal atau ice cube.

Es kristal ini memiliki bentuk seperti pipa dan berlubang, selain itu sekarang ini sudah banyak dijumpai di berbagai restoran. Es batu jenis ini aman dikonsumsi dan tidak beresiko memiliki kandungan bakteri didalamnya karena air yang dipakainya adalah air matang.

Efek samping mengkonsumsi es dari air mentah:
Jika mengkonsumsi es yang terbuat dari air mentah akan menimbulkan gejala-gejala, entah itu jangka panjang atau pendek. Dalam air mentah ada banyak bakteri E. coli yang diduga penyebab diare.

Salah satu contoh pedagang es sirup yang membuat es balok serta menjualnya sekitar area sekolah;
Pak Mono ( nama samaran ) salah satu produsen es batu di daerah sekitar Jakarta yang memproduksi es batu (balok) dengan menggunakan air mentah. Saat ini usaha membuat es batu sangat efektif untuk dijadikan sebagai usaha sampingan. Terutama es batu yang berbentuk balok sangat mudah untuk dijual dipasaran. Akan tetapi pada saat membuat es batu dengan menggunakan air mentah  membuat produsen es batu semakin mendapat keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan es batu yang menggunakan air matang. Kita bisa lihat pada saat ini harga minyak tanah atau gas LPG yang tergolong mahal. Keadaan inilah yang menyebabkan para produsen es batu menggunakan air mentah untuk memproduksi es batu. Dengan menekan biaya produksi untuk mendapat keuntungan yang maksimal, cara inilah yang digunakan Mono (nama samaran) untuk memproduksi es batu.
Cara pembuatan dan waktu yang dibutuhkan
            Cara pembuatan es batu balokan dengan air mentah tergolong sangat mudah. Yakni hanya dengan memasukkan air pada alat cetak es batu balokan. Kemudian hanya tinggal menunggu sekitar kurang lebih 15 menit. Setelah kurang lebih sekitar 15 menit air yang dimasukkan kedalam alat cetak es batu tersebut akan menjadi es batu yang berbentuk balok. Akan tetapi es batu yang dibuat menggunakan air matang dengan yang menggunakan air mentah akan berbeda warna dan rasanya. Biasanya kalau menggunakan air mentah es batu tersebut warnanya lebih gelap apabila dibandingkan dengan es batu yang menggunakan air bersih dan matang yang berwarna putih bersih.

            Sasaran yang dituju biasanya adalah warung-warung makan dan pedagang es sirup. Biasanya setelah es batu tersebut sudah selesai di cetak, mereka mengantarkan balok-balok es batu tersebut ke warung-warung makan yang sudah menjadi langganannya. Akan tetapi biasanya ada juga orang rumahan yang membeli. Karena harga es batu balokan lebih murah disbanding membeli es batu di toko atau di rumah tetangga yang menjual es batu yang berbentuk seperti es kucir. satu es batu plastikan biasanya di jual seharga 500 rupiah, sedangkan es batu balok 3000 rupiah itu sudah cukup untuk mengisi penuh tempat es batu yang digunakan oleh warung-warung makan. Oleh karena itu kebanyakan pemilik warung-warung makan di kota Jakarta ini lebih memilih membeli es batu balokan karena harganya yang lebih murah. Akan tetapi usaha es batu balokan tidak semudah yang kita kira, banyaknya para produsen es batu balokan menjadi kendala  tersendiri bagi masing-masing produsen, baik yang menggunakan air mentah ataupun yang menggunakan air matang. Dari usahanya memproduksi es batu balokan yang berbahan air mentah, Mono (nama samaran ) mampu mendapatkan keuntungan  lebih banyak dibandingkan dengan yang menggunakan air matang. Ya selisihnya sekitar kurang lebih 50.000 rupiah perhari. Selisih tersebut dikarenakan ia memproduksi dengan air mentah. Dalam sehari ia mampu mencetak sekitar 50 balok es batu. Dari usaha sampingannya itu ia mampu menghidupi istri dan 2 anak nya.

Nama               : Saarah Kurniawati
Npm                : 16612764
Kelas               : 3 SA 01
Fakultas           : Sastra
Jurusan            : Sastra Inggris
Mata kuliah     : Jurnalistik 1
Dosen              : Nuriyati Samatan

Tuesday, October 14, 2014

Interpretative: Pembongkaran Terminal Bus Depok

            Terminal Depok terletak di jalan Margonda Raya tepatnya berada disamping kiri pusat perbelanjaan ITC Depok. Terminal Depok melayani angkutan bus antar kota antar provinsi, bus dalam kota dan angkutan dalam kota ke seluruh wilayah Depok. Tak hanya melayani angkutan antar kota antar provinsi, Terminal Depok menjadi salah satu destinasi berbelanja selain mal-mal yang mengelilingi terminal tersebut. Sebagian orang terkadang memilih untuk berbelanja di tempat tersebut sebab disekitar terminal terdapat kios-kios yang menjajahkan produk-produk. Namun, ada pemandangan berbeda pada tanggal 08 Oktober 2014 lalu. Tidak kurang dari 1.300 personel siaga gabungan TNI, Polisi, Satpol PP, dan petugas Dinas Perhubungan bergerak menuju terminal Depok untuk membongkar kios-kios sekitar area tersebut. Para petugas melakukan tindakan pembongkaran sesuai dengan rencana awal yakni dimulai pada pukul 05.00 WIB. Pemerintah Kota Depok akan membongkar kurang lebih 180 kios dan 120 lapak kaki pedagang kaki lima. Menurut ketua Perkumpulan Pedagang di Terminal Depok, Radia Sirait, “ Sepanjang belum ada kesepakatan kami akan tetap melawan”. Memang sebelumnya pemerintak telah memanggil para pedagang untuk mengadakan pertemuan sampai tiga kali. Namun, sampai saat ini belum ada kesepakatan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Seharusnya pemerintah memberikan solusi terbaik sebelum melakukan pembongkaran. Kabarnya, terminal Depok akan diubah menjadi pusat grosir, apartemen dan hotel. Selain itu, terminal itu akan menggabungkan dengan mudah Stasiun Depok baru yang berada dibelakannya.

Nama               : Saarah Kurniawati
Npm                : 16612764
Kelas               : 3 SA 01
Fakultas           : Sastra
Jurusan            : Sastra Inggris
Mata kuliah     : Jurnalistik 1
Dosen              : Nuriyati Samatan

Sumber

Sunday, October 5, 2014

Feature: MANFAAT TAMAN SAFARI INDONESIA

Melihat ribuan koleksi satwa dilepas bebas seperti habitat aslinya. Selain itu, di tengah asrinya nuansa kehijauan dan kesejukkan alam pegunungan.

Awal Perjalanan
Hari minggu, kami menentukan untuk melakukan perjalanan wisata ke Taman Safari Indonesia. Sesudah lantunan suara adzan subuh yang indah, kami mengawali perjalanan walaupun sang surya belum terbit di ufuk timur. Kami sengaja berangkat dini hari sebab jika matahari sudah terbit akan ada hiruk-pikuk di kawasan sekitar jalan bebas hambatan dan jadwal satu arah jalur Puncak. Meski jarak dari rumah kami menuju Taman Safari Indonesia tak terlalu jauh tetapi jika sudah siang hari akan membuang banyak waktu. Maka dari itu, kami berangkat dipagi buta. Fenomena jalan yang masih basah, angin berhembus serta udara yang segar menjumpai kami. Empat puluh lima menit berlalu, kami tiba di Gerbang Taman Safari Indonesia. Sambil menunggu pintu masuk dibuka, kami mencari sarapan disekitar kawasan Cisarua-Bogor. Tak sulit untuk menemukan makanan karena kawasan tersebut terkenal dengan berbagai macam makanan Nusantara dan Mancanegara.

JADWAL SATU ARAH JALUR PUNCAK
Hari Sabtu
Satu arah naik: 
Jakarta arah Puncak
{Pkl. 09.00-11.30 WIB}
(Puncak arah Jakarta ditutup)

Satu arah turun:
Puncak arah Jakarta
{Pkl. 15.00-17.00 WIB}
(Jakarta arah Puncak ditutup)

Hari Minggu / Hari Libur Nasional
Satu arah naik:
Jakarta arah Puncak
{Pkl. 09.00-11.30 WIB}
(Puncak arah Jakarta ditutup)

Satu arah turun:
Puncak arah Jakarta
{Pkl. 15.00-18.00 WIB}
(Jakarta arah Puncak ditutup)

Saturday, October 4, 2014

Aspek Geografis dalam Jurnalistik pada Media Cetak

Aspek Geografis dalam Jurnalistik pada Media Cetak
Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) fenomena fisik dan manusia diatas permukaan bumi.
Jadi aspek geogafis dalam jurnalistik ialah suatu pemberitaan mengenai suatu wilayah tertentu.
Media cetak seperti surat kabar diterbitkan berdasarkan kebutuhan informasi untuk pembaca. Maka dari itu berita yang dimuat harus cocok bagi pembaca (penting dan menarik).
Karakter Pembaca dalam Aspek Geografis dalam Media Cetak:
Pembeca terbesar surat kabar berada disekitar lokasi dimana surat kabar tersebut diterbitkan.
Keadaan sosial-budaya setempat berpengaruh terhadap karakter setiap orang yang berdiam dalam jangka waktu dalam tempat tersebut.

Friday, September 26, 2014

Melambungnya Harga Si "biru", Si "hijau" pun ikut

    Beberapa pekan lalu, PT Pertamina mengumumkan kenaikan harga tabung gas Elpiji 12kg secara bertahap dengan kisaran Rp. 1.000-1.500 per kilogram hingga tahun 2016 mendatang. Fenomena ini tak hanya dialami di kota-kota besar saja. Tanpa terkecuali, sebuah daerah diantara tengah-tengah kota Depok dan kota Bogor. Banyak ibu rumah tangga dan pengusaha menengah merasakan dampak tersebut. Maklum saja, penggunaan gas Elpiji di Indonesia adalah sebagai bahan bakar alat dapur(kompor gas).
    Iman(38), salah satu contoh pengusaha menengah yang menjual tabung gas 12kg dan 3kg tentu merasakan dampak dari meningkatnya harga tabung gas Elpiji 12kg. Menurutnya, dampak tersebut bervariasi dari konsumen lebih selektif untuk mencari tabung gas dengan harga lebih murah dari warungnya hingga terbatasnya tabung gas Elpiji 3kg dari pemasok. Selain itu, dampak dari meningkatnya harga tabung gas Elpiji 12 kg pasti juga dapat memengaruhi tingkat penjualan. "Pengaruhnya, konsumen biasanya menanya terlebih dahulu harganya sebelum membeli tabung gas Elpiji 12kg. Kalau cocok yah beli, kalau sedang mahal yah tetap mereka beli soalnya mereka butuh pasti",ujarnya. Dia mengatakan untuk mengatasi meningkatnya harga tabung gas Elpiji 12kg serta tabung gas Elpiji 3kg diberi batasan oleh pemasok ialah dengan memberikan penjelasan kepada konsumennya dan menaikan juga harga tabung gas Elpiji 3kg.
    Meski meningkatnya harga tabung gas Elpiji 12kg, Atikah(40) seorang ibu rumah tangga tidak mempunyai niatan untuk berpindah ke tabung gas Elpiji 3kg. Menurutnya, menggunakan tabung gas Elpiji 12kg lebih mudah dan jangka waktu pemakaian cukup lama dibandingkan dengan tabung gas Elpiji 3kg. Kendati, akan terus meningkatnya harga tabung gas Elpiji 12kg tentu akan menguras kocek terlebih dalam dan itu pasti akan berpengaruh terhadap melambungnya harga pangan. "Jika nanti tabung gas Elpiji 12kg dihapuskan oleh PT Pertamina, saya mungkin akan berpindah menggunakan tabung gas Elpiji 3kg",katanya. Dia menggangap naiknya harga tabung gas Elpiji 12kg itu demi kebijakan Pertamina untuk kebaikan negara pasti.
    Berbeda halnya dengan Ari(38) seorang ibu rumah tangga juga, ia dahulu menggunakan tabung gas Elpiji 12kg lalu berpindah ke tabung gas Elpiji 3 kg sejak Pemerintah membagikan kompor dan tabung gas Elpiji 3kg secara gratis. Menurutnya, harganya lebih ekonomis dan cukup efisien. "Walau jangka waktu pemakaian tabung gas 3kg berbeda dengan tabung gas 12kg tapi itu bisa diatasi daripada terus meningkatnya harga tabung gas Elpiji 12kg yang sudah tak terkontrol",ujarnya. Namun, dampak dari meningkatnya harga tabung gas Elpiji 12kg juga berpengaruh dengan harga tabung gas Elpiji 3kg sekarang ini. "Sebab berkurangnya jatah dari pemasok tapi belum sampai sulit dicari tabung gas Elpiji 3kg",sahutnya.


SAARAH KURNIAWATI
16612764
3 SA 01