Share and Enjoy it...

Showing posts with label KomunikasiBisnis. Show all posts
Showing posts with label KomunikasiBisnis. Show all posts

Tuesday, April 28, 2015

Komunikasi dalam bisnis


   Pentingnya Komunikasi
Komunikasi ialah sumber kehidupan bagi setiap organisasi dan merupakan kunci sukses  dalam berkarir atau berbisnis dan kehidupan individu. Komunikasi sangat penting untuk salaing menukar informas, ide, rencana, usul untuk membuat keputusan. Ada dua jenis jalur komunikasi, yaitu jalur komunikasi internal, yakni komunikasi yang di dalamnya sangat penting untuk kelancaran jalannya organisasi. Komunikasi internal ini dapat memotivasi para pegawai agar bekerja lebih efisien. Yang kedua ialah komunikasi eksternal. Jenis komunikasii ini diperlukan untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang berada dilingkungan pekerjaan, seperi relasi, langganan, konsumen atau masyarakat umum. Komunikasi eksternal ini memiliki daya jangkau jarak jauh, yang akan menciptakan nama baik, dan masyarakat dapat melihat reputasi dengan baik. Melalui berbagai cara dan kegiatan, seperti promosi diberbagai media, menyebarkan pamphlet dsb akan membuat reputasi bagi sebuah organisasi dikenal baik dihati masyarakat.

    Pengertian Komunikasi
Komunikasi merupakan suatu proses penyampaian dan penerimaan berita atau informasi dari seseorang ke orang lain. Komunikasi erat hubungannya dengan persepsi. Persepsi ialah sebuah proses pengalaman dan pengetahuan yang dialami oleh setiap orang didalam memahami informasi tentang lingkungannya baik lewat penglihatan, pendengaran, penghayatan, perasaan dsb.

Thursday, April 9, 2015

Komunikasi dalam Pertemuan dan Rapat

SAARAH KURNIAWATI
16612764
3 SA 01


PERTEMUAN
Komunikasi bisa memengaruhi dan dipengaruhi oleh tempat/ setting sosial. Komunikasi terjadi karena sebuah proses terstruktur yang di dalamnya terdiri dari komponen dan aktivitas yang saling berhubungan. Sistem sosial dapat mencakup keluarga, kelompok, organisasi, yang  bertindak sebagai produsen ekaligus produk komunikasi. Semua sistem sosial dapat melakukan pertemuan dalam berkomunikasi. Semua sistem sosial membuat komunikasi menjadi lebih sulit dan terbatas. Pertemuan dalam berkomunikasi berasal dari proses resprokal yang ribet, di mana para komunikator berusaha untuk memberi informasi, membujuk, atau bernegosiasi di dalam hal hubungan sosial yang lebih luas.

RAPAT
Rapat berfungsi untuk membuat orang berkumpul, memberikan kesempatan orang untuk berbicara dan mendengar. Rapat ini juga merupakan metode komunikasi 2 arah. Keefektifitas dari rapat tergantung kepada kemampuan pimpinan rapat memimpin dan berbicara. Dalam berkomunikasi melalui rapat, fasilitator yang sudah ahli akan memegang peranan penting, sedangkan peserta rapat akan membahas isu-isu hangat yang sedang diperbincangkan.

Komunikasi dalam pertemuan dan rapat

Dalam pertemuan dan rapat seluruh peserta harus menyadari posisinya dalam forum itu. Tiap peserta hendaknya :

Mampu berkomunikasi dengan jujur, terbuka dan bertanggung jawab
Mampu berperan sebagai komunikator yang baik tapi tidak memonopoli pembicaraan
Mampu berperan sebagai komunikan yang sangat responsif namun tidak emosional
Mampu mengendalikan diri Setelah rapat berhasil membuat keputusan dan menyusun kesimpulan maka hasil tersebut harus di komunikasikan kepada peserta dan hasil dari rapat tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Sunday, March 22, 2015

Unsur-unsur komunikasi

Saarah Kurniawati
16612764
 3 sa 01


Komunikator

Menurut Wikipedia, komunikator ialah seorang pihak yang bertindak sebagai pengirim pesan dalam sebuah proses komunikasi. Komunikator juga merupakan seseorang atau sekelompok orang yang berinisiatif untuk menjadi sumber dalam sebuah hubungan. Peran seorang komunikator tidak hanya menyampaikan pesan kepada penerima, namun juga memberikan respon dan tanggapan, serta menjawab pertanyaan dan masukan dari si penerima. Untuk menjadi seorang komunikator yang baik, terdapat beberapa hal yang perlu dipahami yakni seorang komunikator yang baik perlu menyusun dengan baik isi pesan yang akan disampaikan, sehingga pesan tersebut mudah dimengerti oleh pihak penerima. komunikator yang baik akan bertanggung jawab memberikan tanggapan terhadap umpan balik (feedback) yang disampaikan oleh pihak penerima (receiver).

Pesan

Keunikan pesan jelas berdampak pada proses berkomunikasi, tetapi banyak ahli komunikasi sepakat bahwa “maknanya tergantung pada orang, bukan kata-kata pesannya”. Keunikan pesan dapat menghasilkan efek yang kuat, walaupun mungkin tidak dapat dijelaskan dengan penjelasan berdasarkan sebab-akibat langsung. Orang yang berbeda menerima pesan yang sama mungkin menafsirkannya secara berbeda, member makna yang berbeda, dan bereaksi dengan cara yang berbeda.

Saturday, March 21, 2015

Gaya Hidup & Penampilan dalam Berkomunikasi

SAARAH KURNIAWATI
16612764
3 SA 01
Gaya Hidup

          Menurut Wikipedia, gaya hidup atau lifestyle dalam bahasa inggris merupakan bagian dari kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah tergantung zaman atau keingin seseorang untuk mengubah gaya hidupnya. Pada awalnya, istilah gaya hidup diperkenalkan oleh seorang psikolog dari Australia, Alfred Adler pada tahun 1929. Dia menjabarkan secara luas arti dari gaya hidup seperti berpakaian, kebiasaan, dll. Gaya hidup bisa dinilai negative atau positive itu tergantung orang-orang menilainya. Contoh gaya hidup dalam sisi baik ialah, makan dan istirahat teratur, makan makanan 4 sehat dan 5 sempurna, olahraga, dll. Contoh gaya hidup dalam hal tidak baik seperti berbicara sembarangan, makan makanan yang tidak sehat, dll. Gaya hidup dalam berkomunikasi sangat dibutuhkan sebab itu menjadi salah satu nilai dan kesan penting dalam berkomunikasi.

Mengatur Waktu

          Mengatur waktu adalah suatu keterampilan yang memerlukan waktu untuk menguasainya sehingga mulailah bekerja. Mengatur waktu akan memberi waktu tambahan yang dibutuhkan untuk dapat menikmati apa yang paling penting untuk mengubah hidup menjadi lebih baik. Dalam dunia bisnis, mengatur waktu adalah hal yang tabu. Mengapa? Karena mengatur waktu adalah suatu hal yang mudah diucapkan namun sulit untuk diterapkannya.

Faktor-Faktor Keberhasilan yang Menunjang Karier

          Setiap individu ingin menggapai keberhasilan mereka masing-masing sesuai dengan bidang yang mereka geluti. Setiap pekerjaan menjadi tolak ukur dari seberapa sukses karing yang sedang dijalani saat. Lalu, faktor-faktor apa saja yang bisa menunjang karier? Mari simak di bawah ini:
Penampilan, merupakan salah satu modal pendukung bagi karier setiap individu. Beberapa perusahaan besar mencari kriterian bagi setiap calon pegawainya. Intinya, penampilan rapi, bersih, wangi serta nyaman dilihat oleh semua mata adalah salah satu faktor terpenting.
Jangan Terlalu terpaku oleh satu hal, di sini setiap individu jangan berpikir untuk cepat puas, teruslah mencari peluang. Bila pandai memanfaatkan peluang, itu akan membuat diri kita sukses dan juga memberikan peluang bagi kesukseskan orang lain.
Rendah Diri, jangan pernah memiliki sifat yang tinggi hati, sebab setinggi-tinggi karir dan sebanyak apapun harta yang sudah dimiliiki, tidak akan sebanding dengan apa yang dimiliki oleh Tuhan Y.M.E
Percaya Diri, faktor ini mungkin tidak terlalu banyak individu yang memilikinya. Namun jangan berkecil hati, karena setiap individu punya kesempatan. Beranikan lha diri anda untuk tampil beda dari yang lainnya. Tetapi juga tetap masuk diakal.
Displin, faktor ini adalah faktor yang paling mudah namun tidak banyak orang memiliki kriteria ini.  Faktor ini menunjukkan sikap ke profesionalan anda dalam menyikapi setiap pekerjaan.
Sosialisasi yang baik, ini faktor yang penting dalam mengembangkan karier anda. Mudah bergaul dan disukai banyak teman adalah poin postif dalam menggapai keberhasilan. Berhubungan dengan baik akan berpengaruh baik juga dalam kelancaran karier.

Sunday, March 15, 2015

Macam-Macam Komunikasi

SAARAH KURNIAWATI
16612764
3 SA 01
         
Tak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi sekarang ini telah memungkinkan manusia di berbagai seluruh duna saling mengenal dan berhubungan dengan eratnya. Pemahaman komunikasi akan membuat hidup kita lebih kaya, hubungan dengan orang lain yang berbeda latar belakang lebih memuaskan, dan karier kita lebih sukses. Menurut antropolog Edward T. Hall (1973), budaya adalah komunikasi dan komunikasi adalah budaya. Dengan kata lain, tak bisa dipungkiri memikirkan komunikasi tanpa memikirkan konteks dan makna kulturnya.

Komunikasi Menurut Cara Penyampaian
          Dewasa ini, dalam waktu beberapa menit saja orang bisa berhubungan antarnegara via telpon. Dengan menggunakan pesawat jet, sekian jam kemudian mereka bisa pula bertatap muka. Lebih dari itu, tanpa bepergian ke luar negeri pun, kita orang Indonesia sering bertemu dengan orang berbeda budaya, seperti ras, suku, agama, jenis kelamin, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, atau sekedar  usia yang berbeda.
Inti komunikasi di dalam organisasi adalah komunikasi verbal. Hasil riset menunjukkan bahwa karyawan lebih suka komunikasi langsung dengan atasannya ketimbang melalui e-mail, memo, voice mail atau bentuk lainnya. Hasil studi juga membuktikan bahwa jenis pesan yang paling diingat dan efektif bagi karyawan adalah komunikasi tatap muka.
          Hotline dan telepon bebas pulsa bukan sekadar dipakai untuk berkomunikasi dengan public eksternal. Media ini juga dipakai karyawan tanpa menyebutkan identitas untuk memberikan laporan tentang adanya kecurangan dalam bisnis. Hotline juga bisa dipakai untuk mengidentifikasi tren di dalam organisasi yang bermasalah dan perlu resolusi sebelum tren itu menjadi isu yang terkenal. Hotline juga digunakan dalam hubungan internal untuk menyebarkan informasi.
Rapat dapat membuat orang berkumpul, memberi kesempatan untuk berbicara dan mendengarkan, dengan cara ini komunikasi menjadi dua arah. Alasan penggunaan rapat adalah untuk mengumpulkan orang-orang banyak pada tempat dan saat yang bersamaan sehingga pesan juga tersampaikan dengan sama.

Latar Belakang & Peranan Komunikasi dalam Dunia Bisnis

          SAARAH KURNIAWATI
16612764
3 SA 01

Komunikasi adalah proses timbal balik (respirokal) pertukaran sinyal untuk member informasi, membujuk, atau member perintah, berdasarkan makna yang sama dan dikondisikan oleh konteks hubungan para komunikator dan konteks sosialnya. Proses pemberian informasi mrlibatkan 4 langkah: (1). Menarik perhatian terhadap komunikasi; (2). Mendapatkan penerimaan pesan; (3). Mengusahakan agar pesan ditafsirkan sebagaimana diharapkan; (4). Menyimpan pesan untuk penggunaan selanjutnya.

Konsep Dasar & Peranan Komunikasi
Komunikasi di dunia bisnis bersaing di lingkungan pesan yang padat ini. Tugas pertama adalah mendapat perhatian dari public sasaran. Yang kedua adalah menstimulasi minat dalam isi pesan. Yang ketiga adalah membangun keinginan dan niat untuk bertindak berdasarkan pesan. Dan keempat adalah mengarahkan tindakan dari mereka yang berperilaku yang konsisten dengan pesan.